Rajin Pangkal Pandai

Juara 1 Lomba Fotografi Universitas Widyatama Bandung

FOKUS

Profil keponakan yang centil dan bergaya.

GHAISAN

Tatapan penuh harapan.

HATEM BEN ARFA

Pemain Sepak Bola Favorit dari Newcastle United.

DANAU TOBA

Sebuah danau yang terbentuk oleh proses vulkanik masa lampau

Kamis, 17 Mei 2012

KAMERA


Sekarang ini banyak sekali berbagai jenis dan model alat foto atau kamera. Dari yang sangat sederhana sampai yang canggih. Dari yang harganya ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah.
Dari berbagai merek dan jenis kamera bisa dikelompokkan menjadi 2 jenis yaitu :
KAMERA RANGFINDER (Rangfinder Camera)
Kamera jenis ini biasanya bentuknya sangat ringkas, malah sekarang lebih banyak yang serba otomatis termasuk lampu kilat yang sudah ada di badan kamera yang akan menyala sendiri apabila diperlukan.
Ciri-ciri dan sekaligus kelemahan dari kamera jenis ini adalah adanya jendela pengamat (view finder-window) yang berada di atas lensa kamera. Sedangkan media menangkap subjek yang ada di bawah jendela pengamat, sehingga ada perbedaan antara pandangan pemotret dan media yang merekam gambar. Perbedaan tersebut dinamakan PARALAX.
KAMERA SLR (Single Lens Reflex Camera)
Perbedaan pandangan atau PARALAX tersebut tidak ada pada kamera SLR  karena, apa yang dilihat oleh pemotret melalui pengamat (view finder) adalah refleksi bayangan subjek yang melewati suatu lensa yang sama juga akan mengenai media. Jadi apa yang dilihat oleh pemotret melalui view finder akan sama seperti apa yang ditangkap oleh media. Dengan demikian pemotret bisa lebih mudah mengatur baik ketajaman (fokus) maupun komposisi kamera.


Sumber  : Handout SAV Puskat, Yogyakarta

Rabu, 16 Mei 2012

SINEMATOGRAFI


Cinematography terdiri dari 2 suku kata cinema dan graphy yang berasal dari bahasa Yunani : “kinema”, yang berarti gerakan dan “graphoo” yang berarti menulis. Jadi Cinematography bisa diartikan menulis dengan gambar yang bergerak.
Di dalam kamus istilah TELETALK yang disusun oleh Peter Jarvis terbitan BBC Television Training, Cinematography diartikan sebagai The craft of making picture (pengrajin gambar). Sebagai pemahaman cinematography bisa diartikan kegiatan menulis yang menggunakan gambar bergerak sebagai bahannya. Artinya dalam cinematography kita mempelajari bagaimana membuat gambar bergerak menjadi rangkaian gambar yang mampu menyampaikan maksud tertentu atau menyampaikan atau mengkomunikasikan suatu ide tertentu.

Sumber : Handout SAV Puskat, Yogyakarta

Selasa, 15 Mei 2012

SEJARAH VIDEOGRAFI

Ditemukannya kamera fotografi
Keberadaan kamera video sangat berkaitan dengan terlebih dahulu ditemukannya fotografi dan film seluloid. Konsep photos dan graphos atau merekam gambar melalui cahaya dimulai dengan ditemukannya camera pinhole sekitar abad ke-16 hingga 17, yaitu alat berupa kotak yang terbuat dari papan kayu dan salah satu dinding kotak tersebut dilengkapi lensa obscure yaitu lubang kecil tepat ditengah-tengah.

Era film seluloid-mekanik (Film bisu)
Hasil fotografi adalah citra atau ilusi satu gambar tetap (still picture) sehingga tidak menghasilkan ilusi atau kesan gerakan. Perkembangan fotografi ini terus didorong dengan dirintisnya penciptaan film (motion picture) oleh Thomas Alva Edison dengan diciptakannya kinetiscope. Kemudian penemuan ini dikembangkan oleh Lumiere bersaudara pada 28 desember 1894 dengan dibuatnya cinematographe, yakni piranti yang mengkombinasikan kamera sebagai alat untuk memproses film dengan proyektor menjadi satu

Era Telekomunikasi
  • 1844 Ditemukannya telegram oleh Samuel Morse
  • 1876 Alexander Graham Bell mengirim pesan lewat telepon untuk pertama kalinya
  • 1880 Heinrich Herzt menemukan gelombang elektromagnetik
  • 1884 Paul Nipkow menemukan televisi mekanik – Jantra Nipkow
  • 1894 Film bioskop pertama diputar dan ditonton oleh masyarakat
  • 1895 Guglielmo Marconi menyampaikan pesan melalui radio untuk pertama kali
  • 1912 Lee de Forest membuat vacum tube
  • 1920 Radio siaran diperkenalkan oleh KDKA di Pitsburgh
  • 1923 Vladimir K Zworykin membuat lonoscope (tabung televisi)
  • 1930 Philo T Fransworth membuat televisi rumah
  • 1933 RCA mendemonstrasikan televisi siaran di Amerika
  • 1941 Televisi komersial mengudara
  • Skg ERA DIGITAL
Sumber : gunawansusilo.blogspot.com

SEJARAH FOTOGRAFI


(Sumber : id.wikipedia.org)

Senin, 19 Maret 2012

FOTOGRAFI

Fotografi artinya melukis dengan sinar. Fotografi adalah sebuah seni, seperti seni yang lain fotografi juga merupakan komunikasi. Sangat jarang orang membuat foto hanya untuk dilihat dan dinikmati sendiri. Hampir semua fotogarfer membuat foto dengan maksud agar orang lain melihat apa yang dilihat sang fotografer melalui kameranya.
Dewasa ini banyak sekali orang yang memiliki kamera. Dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat dalam pembuatan alat foto, memotret menjadi suatu pekerjaan yang sangat mudah. Sekarang ini untuk membuat foto, tinggal menekan satu tombol pada kamera, kemudian komputer yang ada pada kamera tersebut akan mengatur segala sesuatunya secara otomatis. Begitu mudahnya membuat satu foto untuk saat sekarang ini, sehingga anak kecil pun dapat dengan mudah melakukannya.
Namun diantara banyak orang yang "bisa" memotret, yang benar-benar pantas disebut pemotret (fotografer) mungkin hanya sedikit. Pemotretan yang baik bukan hanya sekedar operator kamera saja tetapi juga seniman yang mampu mengekspresikan ide-idenya melalui hasil karya foto. Bagaimanapun canggihnya alat foto, kalau tanpa dibekali dengan pengetahuan fotografi tidak akan bisa menghasilkan sebuah foto yang baik. 

(Sumber : Hand Out, SAV Puskat)